
Sumbawa Besar, bidikankameranews.com — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di samping Pasar Seketeng (Gudang Es Yupi), Kelurahan Seketeng, Rabu siang (3/1/2026).
Kunjungan dilakukan tidak lama setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa.
Meski kobaran api telah berhasil dijinakkan, suasana di sekitar lokasi kejadian masih dipadati warga yang menyaksikan sisa-sisa kebakaran.
Kehadiran Wakil Bupati disambut oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa H. Sahabuddin, Camat Sumbawa Drs. Iwan Sofyan, serta Kabid II Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa Dr. Rusdianto Ar.
Dalam keterangannya kepada awak media dan warga setempat, Wabup Ansori menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia berharap kejadian tersebut dapat menjadi pengingat bersama akan pentingnya kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan peralatan rumah tangga berisiko.
“Musibah seperti ini tentu tidak pernah kita harapkan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas apa pun,” ujar Ansori.
Selain meninjau lokasi, Wakil Bupati juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan pemilik rumah yang terdampak kebakaran. Ia memberikan dukungan moril serta menyemangati korban agar tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan tersebut.
Sementara itu, pemilik bangunan yang terbakar mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah.
“Terima kasih Pak Wakil Bupati yang telah datang langsung melihat kondisi kami,” ucapnya.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 80 persen bangunan rumah beserta isinya, meliputi tiga ruangan utama. Peristiwa diduga dipicu oleh tabung gas LPG 3 kilogram yang regulatornya terlepas, sehingga api dengan cepat membesar.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp350 juta. Sejumlah barang berharga turut terbakar, diantaranya satu unit sepeda motor, satu spring bed, tiga unit lemari es, tiga kipas angin, delapan tabung gas LPG 3 kg, berbagai peralatan dapur, satu unit kompresor, serta lima unit dinamo.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah daerah melalui instansi terkait masih terus melakukan pendataan lanjutan guna memastikan langkah penanganan dan bantuan yang diperlukan bagi korban terdampak. (*)













