
Sumbawa NTB, 15/03/2026
bidikankameranews.com –
Tim peneliti Fakultas Rekayasa Sistem, Universitas Teknologi Sumbawa (FRS UTS) berhasil menjadi salah satu pemenang dalam program RECLICKS Call for Proposal 2026 yang diselenggarakan oleh Purnomo Yusgiantoro Center melalui inisiatif RECLICKS.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif FINCAPES Program (Financial Innovation and Climate Policy for Energy Transition) yang dilaksanakan bekerja sama dengan University of Waterloo, Canada. Program ini bertujuan mendorong penelitian yang berfokus pada inovasi pembiayaan iklim (climate finance) guna mempercepat transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Tim peneliti terdiri dari Mukhtar Hadi, Afrianto, Imam Syaukani, Mietra Anggara, dan Hanifa Sri Nuryani, yang berkolaborasi dalam pengembangan teknologi, implementasi lapangan, pengumpulan dan analisis data energi, serta kajian terkait pengembangan sistem energi dan pembiayaan energi bersih.
Proposal yang terpilih berjudul “Unlocking Climate Finance for Remote Area Microhydro
through Smart Energy Management and Control Systems: A Pilot from Sumbawa Indonesia.”
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya keandalan operasional serta
ketersediaan data energi yang transparan pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di wilayah terpencil. Kondisi tersebut sering menjadi kendala dalam meningkatkan kinerja pembangkit sekaligus membatasi peluang pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas serta akses terhadap berbagai skema pembiayaan energi bersih.
Melalui penelitian ini akan dikembangkan dan diimplementasikan sistem MHGenC-EMS
(Modular Hydro Generation Controller – Energy Management System) pada Pembangkit
Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di wilayah Sumbawa. Sistem ini dirancang untuk
meningkatkan stabilitas operasional pembangkit, menyediakan pemantauan energi secara digital dan real-time, serta menghasilkan data energi yang transparan dan terukur.
Dengan adanya sistem ini, PLTMH diharapkan memiliki kinerja yang lebih efisien sekaligus mampu menyediakan basis data yang mendukung pengembangan skema pembiayaan energi bersih di masa depan.
Penelitian ini melibatkan tim riset dari Fakultas Rekayasa Sistem, Universitas Teknologi Sumbawa (FRS UTS).













