Akademisi Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Bahas Strategi Nyata Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Spread the love

Sumbawa, bidikankameranews.com Kolaborasi akademik lintas negara mengemuka dalam International Seminar & Postgraduate Research Forum 2026 yang diselenggarakan Sekolah Pascasarjana Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Sabtu (14/2/2026).

Seminar internasional ini menghadirkan pembicara dari Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universitas Teknologi Sumbawa yang membahas keterkaitan antara media sosial, pembelajaran teknologi, industrialisasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Associate Professor Dr. Mohamad Saifudin Mohamad Saleh dari Universiti Sains Malaysia dalam paparannya menjelaskan bahwa media sosial memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran dan niat berperilaku berkelanjutan di kalangan mahasiswa.

Ia menekankan bahwa platform seperti Facebook dan Instagram telah berkembang menjadi ruang pembelajaran, interaksi, dan distribusi pengetahuan keberlanjutan yang efektif dan berbiaya rendah.
Berdasarkan penelitian komparatif terhadap mahasiswa di Malaysia dan Indonesia, ia menemukan bahwa penggunaan media sosial serta persepsi terhadap efektivitasnya berpengaruh positif terhadap sustainable intention.
Niat tersebut kemudian menjadi mediator penting yang menjembatani penggunaan media sosial dengan terbentuknya sustainable behaviour.

Hasil analisis juga menunjukkan adanya perbedaan kekuatan hubungan antarvariabel di kedua negara. Pada mahasiswa Malaysia, pengaruh efektivitas media sosial terhadap niat dan dampak niat terhadap perilaku lebih kuat, sementara pada mahasiswa Indonesia, intensitas penggunaan media sosial lebih dominan dalam membentuk niat berkelanjutan.

Sementara itu, Associate Professor Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., Ph.D., Director of Postgraduate Programme UTS, mengangkat isu pembelajaran teknologi dan industrialisasi dalam presentasinya bertajuk
“Technological Learning, Industrialisation and Sustainable Development.”

Ia menegaskan bahwa pembangunan pada dasarnya merupakan proses perluasan kapabilitas. Dalam kerangka tersebut, kapabilitas teknologi menjadi faktor kunci bagi kemajuan ekonomi dan daya saing bangsa.

Menurutnya, pembelajaran teknologi tidak boleh direduksi hanya pada aktivitas penelitian dan pengembangan (R&D), melainkan harus mencakup proses penguasaan, adaptasi, inovasi bertahap, serta peningkatan kapasitas produksi secara sistemik. Industrialisasi yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila terdapat ekosistem pembelajaran teknologi yang kuat dan terintegrasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.

Seminar yang dibuka oleh Rektor UTS, Hj. Niken Saptarini Widyawati, S.E., M.Sc., ini diikuti oleh mahasiswa pascasarjana, akademisi, peneliti, serta praktisi inovasi. Melalui forum ini, UTS dan Universiti Sains Malaysia memperlihatkan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi riset dan pengembangan gagasan strategis untuk mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis inovasi dan transformasi digital. (*)


Spread the love

Next Post

Skandal Lepas Tangkap Kasus Narkoba Dengan Tebusan Puluhan Juta di Polres Loteng Kembali Menciderai , AMARAH NTB Siap Gelar Aksi Besar-Besaran

Ming Feb 15 , 2026
Spread the love      Skandal Lepas Tangkap Kasus Narkoba Dengan Tebusan Puluhan Juta di Polres Loteng Kembali Menciderai , AMARAH NTB Siap […]