TANCAP GAS! GERINDRA SIKKA RAPATKAN BARISAN, Tolak KADER KARPET DAN INCAR KURSI BUPATI 2029
TANCAP GAS! GERINDRA SIKKA RAPATKAN BARISAN, Tolak KADER KARPET DAN INCAR KURSI BUPATI 2029
MAUMERE, bidikancameranews.com – Tidak mau kecolongan saat verifikasi 2027, DPC Gerindra Sikka langsung tancap gas. Rapat koordinasi besar digelar Sabtu (5/9/2026) di Maumere untuk membenahi struktur partai hingga ke akar rumput.
Ketua DPC Stefanus Say blak-blakan menyebut sejumlah PAC seperti Kewapante, Hewokloang, Tanawawo, dan Waiblama belum solid dan harus segera dibenahi.
“Kalau struktur berantakan, bisa-bisa partai besar ini tidak lolos pemilu di Sikka,” tegas Stef di hadapan pengurus DPC, PAC, dan dua kader DPRD Sikka Fabianus Toa dan Merson Botu.
Gerindra Sikka juga mulai selektif menerima kader baru. Stef menolak “kader instan” yang datang hanya untuk berburu kursi.
“Kita butuh pejuang, bukan penumpang. Jangan hanya datang untuk mencari kursi,” katanya.
Dalam rakor itu, Fraksi Gerindra DPRD Sikka juga menegaskan dukungan penuh pada program pemerintah pusat. Fabianus Toa membela Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih dari serangan di media sosial. Ia juga menyampaikan kabar dana Rp20 miliar dari pusat untuk penanganan gempa di Sikka.
Sementara Merson Botu mendorong agar Pilkades serentak bisa digelar awal 2027.
Pesan politik paling tegas disampaikan di akhir acara. Gerindra Sikka resmi membidik kursi Bupati Sikka pada Pilkada 2029.
“Target kita jelas. 2029 Gerindra harus menang di Sikka,” pungkas Merson ( Randy )
