Antrian Panjang di Poto Tano, Anggota DPRD KSB H. Basuki: Kalau Tak Mampu Atasi, Mundur Saja! , Kadishub NTB : Adanya Peningkatan Kendaraan dan Cuaca Buruk

file_00000000353c8211b1feab93b1322e57
Spread the love

Antrian Panjang di Poto Tano, Anggota DPRD KSB H. Basuki: Kalau Tak Mampu Atasi, Mundur Saja! , Kadishub NTB : Adanya Peningkatan Kendaraan dan Cuaca Buruk


POTO TANO, KSB, bidikancameranews.com – Antrean panjang kendaraan dan penumpang kembali terjadi di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Kondisi ini dikeluhkan warga karena terjadi hampir setiap hari dan menyebabkan penumpukan kendaraan hingga berjam-jam.

Penyebab utama antrean tersebut diduga karena keterlambatan kedatangan kapal dari Pelabuhan Kayangan, Lombok. Jadwal kedatangan kapal yang tidak sesuai, molor hingga 1 sampai 2 jam, membuat jadwal bongkar muat dan keberangkatan ikut berantakan.

Padahal, pengaturan jadwal bongkar muat dan keberangkatan kapal ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB. Namun di lapangan, pelaksanaan jadwal tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil yang dihadapi penumpang.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, H. Basuki, meluapkan kekecewaannya atas kondisi tersebut. Ia meminta pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pengaturan pelayaran untuk mundur dari jabatannya jika tidak mampu memberikan pelayanan publik yang baik.

“Kalau tidak mampu mundur saja, antrean ini setiap hari terjadi, jangan buat alasan untuk cari pembenaran,” tegas Basuki dengan nada kesal.

Menurutnya, Dinas Perhubungan sebagai pembuat jadwal keberangkatan kapal harus bertanggung jawab penuh. Jika ada keterlambatan akibat cuaca buruk, seharusnya ada pemberitahuan resmi dari dinas terkait agar masyarakat tidak menunggu tanpa kepastian.

“Hari ini cuaca cerah kok mengapa terjadi antrean, saya sudah 5 jam di pelabuhan antrean menunggu jadwal naik kapal,” keluhnya.

Ia berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem penjadwalan dan pelayanan penyeberangan Poto Tano – Kayangan. Jangan sampai sistem yang dibuat justru tidak berpihak kepada pelayanan publik dan merugikan masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Menanggapi dalam beberapa hari terakhir ini sering terjadi penumpukan Penumpang dan Kendaraan di area parkir pelabuhan Poto Tano hingga 5 jam menunggu baru mendapat giliran bisa naik kapal, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs Ervan Anwar.M.M., kepada media pada sabtu , ( 17/10 ) mengatakan bahwa pihaknya langsung berkordinasi dengan ASDP Kayangan selaku pengelola Pelabuhan serta pihak – pihak terkait yang bertugas dilapangan, bahwa berdasarkan laporan adanya peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan, ” kemarin terjadi cuaca buruk (angin kencang) sehingga ada keterlambatan/molor jadwal keberangkatan ” katanya mengelak.

Kemudian lanjut Ervan, bahwa sejak adanya kejadian kecelakaan kapal bebera waktu lalu, Kemenhub melakukan pengetatan pengawasan khususnya terkait Manifest Penumpang sebagai syarat terbitnya SPB ( Surat Perijinan Berlayar ) karena keselamatan penumpang dan pelayaran yang paling utama , ” solusi sementara yang kami upayakan adalah menambah RPM dan percepatan pemuatan/pembongkaran. Solusi jangka panjang adalah penambahan dermaga di kedua sisi pelabuhan kayangan dan poto tano.


Spread the love