Kolaborasi Hebat di Desa Lalar Liang: PNS, BPD, RT dan Kader Bersatu Wujudkan Desa Sehat dan Bebas BABS
Kolaborasi Hebat di Desa Lalar Liang: PNS, BPD, RT dan Kader Bersatu Wujudkan Desa Sehat dan Bebas BABS

LALAR LIANG, KSB, bidikancameranews.com -* Komitmen serius mewujudkan desa yang bersih dan sehat ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Lalar Liang. Melalui Tim Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), desa ini membentuk tim yang super lengkap dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Tim STBM Desa Lalar Liang terdiri dari kolaborasi lintas profesi dan lembaga, mulai dari PNS, PPPK, Kepala Dusun (KADUS), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT, Kader Posyandu, hingga Tim AGR. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi kekuatan utama dalam percepatan program STBM di lapangan.
Kepala Desa Lalar Liang, Samsul Hakim, S.I.P., mengatakan bahwa STBM bukan hanya urusan infrastruktur jamban semata, melainkan soal perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. “Keterlibatan berbagai unsur ini dinilai menjadi kekuatan utama dalam percepatan program STBM. Pasalnya, STBM bukan hanya urusan infrastruktur, melainkan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” ungkapnya, Jumat (23/10/26).
Menurut Kades, peran masing-masing unsur sangat strategis. Dengan adanya PNS dan PPPK, edukasi dan sosialisasi menjadi lebih terstruktur. Sementara KADUS, BPD, RT dan Kader Posyandu menjadi ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan warga di dusun dan lingkungan.
Sementara Tim AGR turut memperkuat gerakan di lapangan dalam pemicuan 5 pilar STBM, yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, Pengamanan Sampah Rumah Tangga, dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.
Kades menegaskan bahwa program STBM adalah program prioritas desanya. “STBM bukan hanya program, tapi ini soal kesehatan dan martabat warga kita. Kami pemerintah desa hadir untuk memastikan semua warga memiliki sanitasi yang layak. Tidak boleh ada lagi warga kita yang BABS,” ujar Samsul Hakim.
Ia menambahkan, pembangunan sanitasi ini sejalan dengan 5 pilar STBM, terutama pilar pertama yakni Stop BABS. Dengan sanitasi yang layak, derajat kesehatan masyarakat diharapkan meningkat dan lingkungan desa menjadi lebih bersih. “Alhamdulillah, antusias warga sangat luar biasa. Ini bukti bahwa dengan gotong royong, program kesehatan bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Dengan tim yang solid dan lengkap ini, Kepala Desa Lalar Liang berharap desanya dapat segera mendeklarasikan diri sebagai Desa STBM 100 persen ODF (Open Defecation Free) dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumbawa Barat.
