Berbasis Masyarakat, Sumur Gali Program Amar – Nani Jadi Solusi Air Bersih Desa Kiantar

Spread the love

Berbasis Masyarakat, Sumur Gali Program Amar – Nani Jadi Solusi Air Bersih Desa Kiantar

SUMBAWA BARAT, bidikancameranews.com – Program *Sumur Gali Berbasis Masyarakat* dari visi *Amar – Nani* terbukti sangat efektif mengatasi krisis air bersih di Desa Kiantar. Dengan biaya hanya Rp5 juta per titik, satu sumur kini bisa melayani 5-8 KK / satu sumur sehingga warga tak lagi kesulitan air bersih.

*Program Amar – Nani: Sumur Gali Murah, Dampak Besar di Desa Kiantar*

Program yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat ini membawa berkah nyata bagi warga Kiantar yang sebelumnya kesulitan akses air bersih.

“Dengan hadirnya beberapa sumur gali di Desa Kiantar yang didanai Amar – Nani, masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Sekarang MCK bisa sepuasnya. Tidak ada lagi warga kekurangan air bersih,” kata Ades, warga penerima manfaat, kepada media.

*Kunci Efektivitas: Berbasis Masyarakat*

Tokoh muda Desa Kiantar, Sabaruddin, S.Pd, yang digadang – gadang sebagai Calon Kepala desa Kiantar ini menjelaskan program ini efektif karena memberdayakan warga sejak perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan.

“Ini meningkatkan rasa memiliki. Fasilitas jadi lebih berkelanjutan, mudah dijangkau, hemat biaya, dan langsung menyasar kebutuhan sanitasi desa,” ujarnya.

Keberhasilan bertumpu pada 3 pilar utama:

1. *Partisipasi Aktif Warga*: Warga dilibatkan sejak awal sehingga perawatan dilakukan swadaya, tidak bergantung penuh ke pemerintah

2. *Teknologi Tepat Guna*: Konstruksi sederhana, mudah dipahami dan diperbaiki warga dengan biaya terjangkau

3. *Aksesibilitas & Keterjangkauan*: Solusi pas untuk daerah pedesaan yang sulit dijangkau jaringan PDAM, memangkas jarak dan beban ekonomi

*Tetap Jaga Kualitas Air*

Sabarudin mengingatkan, tantangan utamanya risiko pencemaran dari permukaan. Karena itu edukasi warga wajib jalan:

– Dinding sumur pakai cincin kedap air agar tidak rembes
– Jarak minimal 10-15 meter dari jamban/septictank dan sumber pencemar lain

– Pakai teknologi penyaringan/disinfeksi seperti chlorine diffuser jika kualitas air menurun

“Hadirnya sumur gali berbasis masyarakat membuat warga Kiantar sudah tidak krisis air lagi di musim kemarau. Saya berharap Pemda KSB terus melanjutkan program ini karena irit biaya dan mudah perawatan,” harap Sabarudin.

Program ini jadi contoh nyata bagaimana kebijakan *Amar – Nani* langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa. ( Gji ksb )


Spread the love