
Sumbawa, (01 Agustus 2026) bidikankameranews.com – Sehari setelah diresmikan oleh Bupati Sumbawa, Rumah Singgah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa langsung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Fasilitas yang diperuntukkan bagi pasien rujukan dan keluarga pendamping tersebut mulai dihuni oleh pasien kemoterapi asal Kecamatan Empang, Hasimi, pada Jumat 31 Juli 2026.
Hasimi menempati Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa bersama suaminya, Kaharuddin, yang mendampinginya selama menjalani pengobatan lanjutan di Mataram. Sebelumnya, Hasimi telah menjalani operasi penyakit yang dialaminya beberapa waktu lalu dan kini harus melanjutkan rangkaian terapi kemoterapi.
Kehadiran Rumah Singgah BAZNAS menjadi solusi bagi pasien kurang mampu yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan di luar daerah. Dengan adanya fasilitas tersebut, pasien dan keluarga tidak lagi terbebani biaya penginapan selama proses pengobatan berlangsung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag.,M.M.Inov mengatakan bahwa keberadaan rumah singgah merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang berjuang memperoleh layanan kesehatan.
“Alhamdulillah, sehari setelah diresmikan oleh Bupati Sumbawa, Rumah Singgah BAZNAS sudah langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini menunjukkan bahwa fasilitas ini memang sangat dibutuhkan. Kami berharap rumah singgah ini dapat meringankan beban pasien dan keluarganya, sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani proses pengobatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa layanan Rumah Singgah BAZNAS diperuntukkan bagi masyarakat dengan kategori fakir dan miskin yang memenuhi persyaratan administrasi. Persyaratan tersebut meliputi fotokopi KTP atau Kartu Keluarga, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), kartu BPJS Kesehatan Kelas III, mengisi formulir permohonan, surat keterangan atau rujukan dari dokter, serta melampirkan foto pasien.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan Rumah Singgah BAZNAS, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui petugas Rumah Singgah BAZNAS, baik di Kantor BAZNAS Kabupaten Sumbawa maupun petugas yang berada di Mataram. Kami siap memberikan pelayanan dan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, Hasimi mengaku bersyukur dapat menempati Rumah Singgah BAZNAS selama menjalani pengobatan. Menurutnya, keberadaan rumah singgah sangat membantu mengurangi beban ekonomi keluarganya.
“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Kami tidak lagi khawatir mencari tempat menginap selama menjalani pengobatan. Semoga BAZNAS terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Hasimi.
Hal senada disampaikan suaminya, Kaharuddin. Ia mengatakan bahwa biaya pengobatan dan kebutuhan selama berada di Mataram cukup besar, sehingga kehadiran Rumah Singgah BAZNAS menjadi harapan baru bagi keluarga mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan semua pihak yang telah menghadirkan rumah singgah ini. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi keluarga pasien yang sedang berjuang untuk sembuh,” katanya.
Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa diharapkan menjadi fasilitas yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pasien rujukan yang menjalani pengobatan di rumah sakit luar daerah. Selain menjadi tempat beristirahat, rumah singgah juga menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi cobaan kesehatan.
Dengan mulai ditempatinya rumah singgah hanya sehari setelah peresmian, keberadaan fasilitas tersebut membuktikan bahwa program sosial BAZNAS benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan yang berdampak langsung bagi warga Kabupaten Sumbawa. (*)













