
Jakarta, bidikankameranews.com – Universitas Teknologi Sumbawa kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilan Tim Peneliti Dosen yang meraih Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari Saintek) Tahun 2026. Tim peneliti yang diketuai oleh Ali Budhi Kusuma, S.Si., M.Sc., Ph.D., ALS, dengan anggota Kurniawan Eka Putra, S. Biotek., M. Sc, serta
Marselianti, S.P., M. Ling berhasil lolos dengan judul proposal “Ekosistem Inovasi Xerofertilizer Berbasis Bioteknologi Hijau: Skema Living Lab untuk Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan di
Kawasan Indonesia Timur”.
Hibah Bestari Saintek sebagai bagian dari program Semesta, adalah program pendanaan riset kolaboratif dari Kemdiktisaintek dan LPDP yang bertujuan mendorong riset berbasis sains dan teknologi yang berdampak, menghasilkan inovasi, serta menciptakan living lab (ekosistem hidup) yang inklusif untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat.
Memasuki tahap baru, setelah dinyatakan lolos pada 11 April lalu, Ali Budhi Kusuma selaku ketua tim didampingi oleh Direktur Riset dan Inovasi UTS Muhammad Hidayatullah, M.Sc selaku perwakilan perguruan tinggi, telah mengikuti Rangkaian kegiatan Kick-Off Program Bestari Saintek yang digelar selama dua hari, 28-29 April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Graha Diktisaintek Lt. 2, Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta.
Hari pertama diisi pembekalan dan pemantapan (coaching) bagi seluruh ketua tim penerima hibah dari berbagai kampus se-Indonesia. Hari kedua dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak sebagai penanda dimulainya implementasi program.
Dalam agenda ini, para ketua tim peneliti mendapatkan pembekalan intensif mengenai mekanisme administrasi kontrak dan tata cara pencairan dana, Pemanfaatan sistem e-Rispro untuk efisiensi manajemen dana riset, konsultasi teknis dan substansi guna memastikan riset berjalan sesuai target capaian.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong semangat segenap sivitas akademika UTS untuk terus menghasilkan berbagai riset unggul, terus berjejaring dan berkolaborasi yang dapat memberikan dampak nyata dimasyarakat. (*)













