Pemkab Sumbawa Barat Buka Peluang Kerja ke Jepang Melalui Program PRIMA

file
Spread the love

Pemkab Sumbawa Barat Buka Peluang Kerja ke Jepang Melalui Program PRIMA

news_1785825014.

Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus memperkuat komitmennya dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara. Komitmen tersebut diwujudkan lewat Sosialisasi Program PRIMA (Peningkatan Resiliensi dan Mutu Pekerja Migran Indonesia) tujuan Jepang yang digelar di Gedung Graha Praja, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Sumbawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan yayasan, pimpinan OPD, para camat, serta ratusan calon peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., mengatakan Program PRIMA dirancang untuk meningkatkan kualitas calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui pembekalan kemampuan bahasa, budaya kerja, kedisiplinan, serta keterampilan sesuai standar industri Jepang. Dari 238 pendaftar yang mengikuti seleksi awal, sebanyak 179 peserta dinyatakan lolos administrasi dan akan diseleksi kembali untuk memilih 50 peserta terbaik yang mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Perwakilan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, Lili Fahrida, S.Si., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata sinergi pemerintah daerah dalam membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Ia mengingatkan peserta agar menjaga nama baik pribadi, keluarga, daerah, dan Indonesia selama bekerja di Jepang. Menurutnya, disiplin, kerja keras, dan keterampilan menjadi kunci keberhasilan, sekaligus bekal untuk membawa pengalaman dan budaya kerja yang dapat diterapkan saat kembali membangun Sumbawa Barat.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus Program KSB Maju, terutama melalui penguatan sektor industrialisasi ketenagakerjaan. Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK), menurutnya, menjadi instrumen penting dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten sehingga generasi muda memiliki pilihan karier yang lebih luas dan tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan.

Bupati juga menegaskan bahwa kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara akan menjadi program berkelanjutan. Keberhasilan angkatan pertama akan menjadi dasar pengembangan program pada tahun-tahun mendatang. Selain membuka peluang kerja ke Jepang, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga tengah menjajaki kerja sama penempatan tenaga kerja dengan sejumlah negara lain, termasuk Jerman, sebagai bagian dari upaya memperluas akses lapangan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah di tingkat internasional.


Spread the love