POLRES SUMBAWA KEMANA? Lagi-Lagi Warga Serading Diteror Kartel Narkoba, Rumah Orang Tua Korban Dihancurkan di Siang Bolong, CCTV Dirusak!

file_00000000193c8211a6115a2cf43a966a
Spread the love

POLRES SUMBAWA KEMANA? Lagi-Lagi Warga Serading Diteror Kartel Narkoba, Rumah Orang Tua Korban Dihancurkan di Siang Bolong, CCTV Dirusak!

SIARAN PERS 

Sub JUDUL: ” Lagi, Kediaman Orang Tua Warga Diserang Brutal Jaringan Diduga Kartel Narkoba, Istri Histeris: Mertua di Dalam Rumah, Mungkin Sudah Tewas! Polisi Sumbawa Kemana? ” 

SUMBAWA, bidikancameranews.com – Aksi kekerasan dan main hakim sendiri kembali terjadi di Desa Serading, Moyo Hilir, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Hari ini, Rabu (05/11/2026) sekitar pukul 16.04 Wita, sekelompok massa diduga suruhan kartel dan bandar narkoba, menyerang secara brutal kediaman orang tua Adi Irawan, 36 tahun, pelapor kasus dugaan pengrusakan dan kekerasan yang melibatkan oknum anggota Polisi IK.

“Bang, tolong bang rumah orang tua saya diserang kelompok Kadek, Jako dan grup bandar itu. Rumah orang tua saya hancur, tolong bang,” teriak Irawan histeris, melalui sambungan voice note kepada media.

Tidak hanya itu, istri Irawan, Yuliani juga menangis pilu dan histeris menceritakan kondisi mertuanya yang berada di dalam rumah saat menjadi sasaran serangan tersebut. Informasi yang ia terima, mertua dan sejumlah orang di dalam rumah dikhawatirkan tewas.

“Itu bapak ibu saya didalam rumah bang. Rumah kami hancur, CCTV dirusak. Saya lihat dari CCTV mereka serang dengan brutal. Mungkin mertua saya dan orang rumah sudah mati bang. Tolong siapapun tolong kami,” kata Yuliani, istri Adi Irawan panik dan histeris.

Serangan brutal terhadap keluarga Adi Irawan yang diduga melibatkan oknum polisi IKD dan komplotannya kembali berulang. Pada September lalu, aksi serupa juga terjadi di rumah korban sendiri. Tapi kali ini, yang menjadi sasaran adalah rumah orang tua Adi Irawan.

Kepolisian Sumbawa dilaporkan belum mengambil tindakan hukum yang cepat dan terukur.

*MINTA KAPOLDA TURUN TANGAN DAN COPOT KAPOLRES SUMBAWA*

Kuasa hukum Adi Irawan, Dr. Mohammad Ery Satriawan, SH, MH mendesak Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Raharja bertindak tegas.

“Kami pertanyakan kinerja dan kapasitas Kapolres Sumbawa. Beliau tidak memahami analisa dan kalkulasi gangguan keamanan di wilayahnya dengan cermat dan tepat. Buktinya, gangguan keamanan kembali terjadi. Kelompok yang diduga kartel narkoba bebas main hakim dan melakukan teror di wilayah hukum Polres Sumbawa,” kata Ery tegas.

Ia menyebut Kapolres Sumbawa AKBP. Marietta lamban dalam merespons laporan pengrusakan dan penganiayaan berat sebelumnya. Ia mendesak perlindungan hukum dan jaminan rasa aman terhadap korban Adi Irawan beserta keluarga.

*DESAK MENTERI HUKUM DAN KAPOLRI LINDUNGI WARGA*

“Pak Menteri Hukum dan Kapolri harus memberi respons tegas untuk melindungi setiap warga negara dari aksi main hakim dan kriminalitas brutal. Apalagi pelaku diduga bagian dari jaringan kelompok kartel narkoba,” demikian, Ery.

*Nara Sumber :*
*Dr. Ery Satriawan, SH, MH*
*Direktur Law Office MES And Partner*


Spread the love