
Sumbawa, bidikankameranews.com –
Tim gabungan Satuan Polairud bersama Satuan Reskrim Polres Sumbawa melakukan Olah TKP di Desa Sebotok Kec. Labuhan Badas guna mengidentifikasi identitas jasad anak korban hanyut.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kasat Polairud Polres Sumbawa Iptu Baiq Shinta Dewi Ratna Negari, SH membenarkan adanya Olah TKP yang dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim dan Satpolairud polres Sumbawa di Desa Sebotok, Kec. Labuhan Badas.
“Keterlibatan Satuan Polairud dalam Olah TKP tersebut karena korban tenggelam dan hanyut terseret arus dan lokasi penemuannya di wilayah kepulauan,” ucap Iptu Baiq Shinta.
Berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Sebotok tentang adanya penemuan mayat anak laki-laki sehingga pada hari Sabtu (28/02/2026) pukul 05.30 Wita Tim gabungan dari Satpolairud polres sumbawa dan Satreskrim polres Sumbawa dibawah pimpinan kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Andy Nur Rosihan Alfajri, S.Tr.K. menuju TKP menggunakan kapal polisi Satpolairud Polres Sumbawa INTERCEP XXI- 2017, ungkap Kasat Polairud.
Setelah melaksanakan Olah TKP, sambung Iptu Baiq Shinta, sekitar Pukul 10.00 Wita tim gabungan mengevakuasi mayat korban dibawa ke Sumbawa dan tiba di pelabuhan Amanwana sekitar pukul 12.00 wita. selanjutnya diangkut menggunakan ambulans Puskesmas Labuhan Badas untuk menuju ke RSUD Sumbawa guna dilakukannya autopsi, terang Kasat Polairud.
Untuk diketahui, penemuan mayat seorang anak laki-laki di pinggir pantai Kampung Bada, pada Jumat (27/02/2026) siang. Setelah dilakukan identifikasi awal, jasad tersebut dipastikan merupakan korban yang terseret arus drainase di Kabupaten Lombok Timur dua hari sebelumnya.
Penemuan mayat tersebut sekitar pukul 14.00 Wita. Korban diketahui bernama M. Azril Filah Busairi (4), warga Karang Sukun, Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Lombok Timur.
Peristiwa penemuan ini bermula saat seorang saksi mata, Abdul Salam (42), sedang berjalan di pinggir pantai Kampung Bada usai melaksanakan sholat Jumat. Saat melintasi area rimbunan pohon bakau, saksi melihat sebuah benda berwarna biru terapung dan tersangkut di antara akar bakau. (*)













