
Sumbawa Besar, bidikankameranews.com –
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumbawa melaksanaan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas kepada ratusan pelajar SMA Islam Yayasan Cendikia Sumbawa, jumat (23/01/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Lantas, AKP Belly Rizaldy Nata Indra, S.Tr.K., S.I.K., Kanit Regident, Ipda Alfian Budi Setiyawan S.Tr.K., M.H., Kanit Kamsel, Aiptu Usmanto, S.Ap, dan Anggota Kamsel Brigadir Andini Mariska, SH serta guru bersama para pelajar sekolah setempat.
Dalam sosialisasi tersebut, Kasat Lantas dan Kanit Regident secara bergantian memberikan pemahaman tentang tata tertib berlalu lintas di jalan raya.
tidak hanya itu, Satlantas polres sumbawa juga memberikan Helm dan Coklat sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa siswi yang telah memberikan pertanyaan, saran dan pendapat.
Beberapa pertanyaan yang di ajukan oleh siswa dan para guru dijawab dengan penjelasan yang mudah dimengerti oleh para peserta sosialisasi.
“Para pelajar sanggup mematuhi aturan berlalu lintas dan akan menerapkan dalam berkendara di jalan raya”.
Secara terpisah, Kasat Lantas, AKP Belly Rizaldy Nata Indra, S.Tr.K., S.I.K., yang dikonfirmasi wartawan di Mapolres Sumbawa mengatakan, sosialisasi tertib lalu lintas di sekolah adalah program edukasi dari kepolisian khususnya Satuan Lalu Lintas untuk mengajarkan siswa tentang aturan, rambu, marka, etika, serta bahaya kecelakaan,
“tujuannya membentuk budaya keselamatan sejak dini agar siswa menjadi pelopor tertib berlalu lintas, memahami sanksi, dan menumbuhkan kesadaran pentingnya mematuhi hukum demi keselamatan diri dan orang lain,” ujar Kasat.
Materi yang disampaikan seputar aturan dan Hukum UU No. 22 Tahun 2009, seperti syarat usia memiliki SIM, sanksi tilang, etika dan keselamatan,.aturan dasar berkendara, penggunaan helm SNI, sabuk pengaman, batas kecepatan, tidak melawan arus, tidak gunakan HP saat berkendara, hindari balap liar, hingga bahaya kecelakaan, paparnya.
Menurut AKP Belly, tujuan utama tidak lain demi meningkatkan kesadaran sehingga siswa memahami pentingnya keselamatan di jalan raya.
Selain itu, sosialisasi ini dirasakan penting supaya membentuk kebiasaan dengan mengubah pengetahuan menjadi perilaku disiplin sehari-hari.
“Para siswa bisa menjadi pelopor atau agen perubahan di lingkungan sekolah dan rumah, sekaligus menekan angka kecelakaan dalam mengurangi insiden yang melibatkan pelajar”, tegas AKP Belly.
Kasat berharap agar siswa bisa menjadi pengguna jalan yang lebih bertanggung jawab, terciptanya lingkungan sekolah dan jalan yang lebih aman demi terciptanya Kamseltibcar Lantas, tandasnya. (*)













