Pungutan Karcis di Kenawa Dinilai Rusak Citra Pariwisata Sumbawa Barat ” Kenawa Yang Lagi Naik Daun Malah Dirusak Pungutan Liar?*
Pungutan Karcis di Kenawa Dinilai Rusak Citra Pariwisata Sumbawa Barat ” Kenawa Yang Lagi Naik Daun Malah Dirusak Pungutan Liar?*

MATARAM , bidikancameranews.com – Gelombang protes datang dari pelaku wisata dan pengunjung terkait adanya *penarikan karcis di Kawasan Wisata Pulau Kenawa*, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.
Anggota Komisi 2 DPRD Sumbawa Barat Iwan Irawan, melalui unggahan di media sosialnya mendesak Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk segera menjelaskan dasar hukum penarikan tersebut.
“*Kami mendapatkan laporan dari lapangan, ada penarikan karcis kepada setiap orang yang kunjungan ke KENAWA. Anda harus menjelaskan, Apa dasar penarikan ini??” tulis Irawan, Sabtu 13/09/2026.
Menurutnya, pungutan yang sudah berjalan selama sebulan terakhir itu sangat mengganggu pengunjung dan pelaku pariwisata.
“Saya meminta kepada Gubernur NTB LALU IQBAL untuk menjelaskan dasar penarikan, karena pengunjung dan pelaku pariwisata merasa terganggu satu bulan ini, dan ini bisa merusak Citra Pariwisata Sumbawa Barat yang sedang berkembang ,” tegasnya.
Irawan juga melontarkan kritik pedas. Ia menilai jika pemerintah ingin menarik retribusi, maka fasilitas harus dibenahi terlebih dahulu.
“ Jika Gubernur mau ambil restribusi, berbuat lah dulu dengan melengkapi Fasilitas, JANGAN SEPERTI INI, MEMALUKAN*,” ujarnya.
Jangan cuma bisa narik, tapi fasilitas dibiarkan. Itu namanya memeras wisatawan.” – Irawan`
RETribusi JALAN TERUS, FASILITAS NOL BESAR
Irawan murka. Ia menilai pemerintah NTB jangan hanya fokus menarik retribusi dari wisatawan di Kenawa, sementara toilet, dermaga, dan kebersihan masih memprihatinkan,.
” Kalau mau tarik retribusi silakan. Tapi benahi dulu fasilitasnya. Jangan cuma bisa narik uang, pelayanannya nol.” Pedas iwan
Kita sedang susah payah membangun pariwisata kerakyatan untuk menyongsong era pasca tambang. Targetnya: kunjungan rame, UMKM hidup.
Eh… malah ada upaya pungut retribusi di Kenawa.
” Ini sama saja mencederai prinsip wisata ekonomi kerakyatan yang kita bangun.* kriyik Iwan
Tak hanya ke Gubernur, Irawan juga menyinggung *Bupati Sumbawa Barat*. Ia meminta Pemda KSB segera turun tangan.
“*Kepada Pak Bupati, baiknya terjunkan Tim ke lokasi, jangan sampai nanti ramai dan rusak nama pariwisata KSB*,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemprov NTB maupun Pemkab KSB terkait dasar dan mekanisme penarikan karcis di Pulau Kenawa.
