Sepekan Usai Mengadu, Mayella Akhirnya Diperiksa Polres Sikka
Sepekan Usai Mengadu, Mayella Akhirnya Diperiksa Polres Sikka

MAUMERE, Bidikan Kamera – Pengaduan Mayella da Cunha ke SPKT Polres Sikka mulai bergerak. Sepekan setelah laporan disampaikan, Mayella akhirnya dipanggil dan diperiksa penyelidik Polres Sikka, Senin (14/9/2026).
Pemeriksaan ini menjadi langkah awal kepolisian untuk mengurai substansi pengaduan yang disampaikan Mayella bersama kuasa hukumnya, Domi Tukan, pada Senin (7/9/2026).
Mayella menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.30 Wita di ruang Reskrim Polres Sikka. Ia datang didampingi kuasa hukumnya.
Kuasa hukum Mayella, Domi Tukan, mengapresiasi langkah Polres Sikka yang dinilai cepat merespons pengaduan tersebut.
“Klien saya sebelum pemeriksaan menyampaikan apresiasi terhadap Polres Sikka yang sudah memproses pengaduan yang dilakukan klien saya,” ujar Domi Tukan, Senin (14/9/2026).
Menurut Domi, respons penyelidik Polres Sikka patut mendapat penghargaan karena pengaduan yang mereka sampaikan langsung ditindaklanjuti melalui proses klarifikasi.
“Klien saya juga menyampaikan rasa hormat kepada Polres Sikka dan penyelidik Polres Sikka yang secara cepat merespons pengaduan yang kami sampaikan seminggu sebelumnya,” katanya.
14 Pertanyaan, Riwayat Pekerjaan Jadi Sorotan
Pemeriksaan terhadap Mayella dilakukan berdasarkan surat panggilan untuk klarifikasi. Namun, pemeriksaan tersebut tidak berdiri sendiri. Keterangan Mayella menjadi bagian dari proses penyelidikan atas pengaduan yang telah disampaikan sebelumnya.
Dalam pemeriksaan perdana itu, penyelidik mengajukan sekitar 14 pertanyaan.
Pertanyaan awal menyasar hal-hal mendasar, mulai dari riwayat hidup, pendidikan hingga pekerjaan Mayella.
“Pertanyaan awal itu berkaitan dengan riwayat hidup, kemudian riwayat pendidikan dan yang terakhir terkait dengan riwayat pekerjaan,” jelas Domi.
Namun, dari rangkaian pertanyaan tersebut, riwayat pekerjaan menjadi bagian yang dianggap paling sensitif.
Pasalnya, menurut Domi, bagian tersebut berkaitan langsung dengan substansi pemberitaan media dan pengaduan yang kini sedang ditangani penyelidik Polres Sikka.
“Kalau riwayat pekerjaan sensitif karena berkaitan dengan judul berita media dan laporan itu. Karena ada pejabat. Riwayat pekerjaan tadi menjadi penting,” tegas Domi.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan terhadap Mayella tidak sekadar berkutat pada identitas dan latar belakang pribadi. Ada bagian dari riwayat pekerjaan yang dinilai memiliki kaitan dengan pemberitaan serta keberadaan seorang pejabat yang disebut dalam persoalan tersebut.
Kini, bola berada di tangan penyelidik Polres Sikka.
Keterangan Mayella telah diambil. Pengaduan telah ditindaklanjuti. Tinggal bagaimana proses penyelidikan berikutnya mengurai fakta-fakta yang dilaporkan dan menentukan apakah terdapat persoalan hukum yang harus diproses lebih lanjut.
Pemeriksaan perdana ini sekaligus menjadi ujian awal bagi keseriusan aparat dalam menindaklanjuti pengaduan yang telah masuk ke meja kepolisian. (Karel)
