DEMOKRASI DIGITAL PILKADES PERTAMA DI DESA! KSB GELAR SIMULASI E-VOTING , BUPATI : SISTEM OFFLINE, ADA BUKTI STRUK JAGA KEAMANAN SUARA

Spread the love

DEMOKRASI DIGITAL PILKADES PERTAMA DI DESA! KSB GELAR SIMULASI E-VOTING , BUPATI : SISTEM OFFLINE, ADA BUKTI STRUK JAGA KEAMANAN SUARA


Sumbawa Barat, nmbidikancameranews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 dengan menggelar uji coba penggunaan sistem electronic voting (e-voting) di Graha Fitrah, Kompleks Perkantoran KTC, Rabu (5/8/2026).

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., turun langsung mengecek sekaligus mencoba perangkat e-voting yang telah mengantongi lisensi terverifikasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dalam simulasi tersebut, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah untuk memastikan seluruh perangkat keras maupun perangkat lunak berfungsi optimal sebelum diterapkan pada Pilkades Serentak. Sistem pemungutan suara berbasis digital ini dirancang agar masyarakat dapat memberikan hak pilih secara mandiri, lebih cepat, serta meminimalkan potensi surat suara rusak maupun tidak sah.

Bupati Amar Nurmansyah menegaskan bahwa sistem e-voting yang akan digunakan memiliki tingkat keamanan tinggi karena tidak terhubung dengan jaringan internet maupun sistem daring lainnya.

“Sistem ini tidak terhubung dengan jaringan apa pun atau bersifat online, langsung di situ saja,” tegas Amar saat memberikan penjelasan kepada peserta simulasi.

Ia menjelaskan, setiap pemilih nantinya tetap akan memperoleh bukti fisik berupa struk yang dimasukkan ke dalam kotak audit sebagai bentuk perlindungan terhadap hak pilih masyarakat apabila di kemudian hari terjadi sengketa hasil pemilihan.

“Struk yang dimasukkan ke kotak itu bukan untuk menghitung manual, tapi sebagai bukti fisik jika terjadi sengketa. Semata-mata ini butuh kebersamaan dan kolaborasi seluruh stakeholder agar pelaksanaan Pilkades berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Amar, penerapan e-voting bukan hanya bertujuan mempercepat proses pemungutan dan penghitungan suara, tetapi juga meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat desa melalui sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan tetap menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak agar implementasi teknologi tersebut berjalan sukses.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa hasil penghitungan suara nantinya akan direkapitulasi secara otomatis oleh sistem setelah proses pemungutan suara selesai. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah daerah berharap proses Pilkades berlangsung lebih efisien tanpa mengurangi aspek keamanan maupun kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan.

Uji coba ini dilaksanakan melalui kerja sama teknis dengan PT Inti Konten Indonesia (PT INTEN). Direktur PT INTEN, Rizky Ayunda Pratama, S.Kom., M.B.A., mendampingi langsung jalannya simulasi guna memastikan seluruh perangkat dapat dioperasikan dengan mudah oleh petugas maupun masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya.

Simulasi e-voting tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.MInov., Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar, unsur Forkopimda, jajaran Komisioner KPU Kabupaten Sumbawa Barat, serta para camat se-Kabupaten Sumbawa Barat.

Kehadiran seluruh pemangku kepentingan itu menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menyukseskan Pilkades Serentak 2026 yang aman, modern, transparan, dan berintegritas.


Spread the love