Bandara Frans Seda Nyaris Dikepung Api, Kebakaran Bermula dari Bakar Rumput

IMG-20260908-WA0005
Spread the love

Bandara Frans Seda Nyaris Dikepung Api, Kebakaran Bermula dari Bakar Rumput

MAUMERE, bidikancameranews.com— Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, nyaris dikepung kobaran api setelah kebakaran melanda lahan perkebunan di sekitar kawasan bandara, Selasa (8/9/2026) siang.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.20 WITA di kawasan Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur. Api diduga bermula dari aktivitas masyarakat yang membakar rumput di lahan perkebunan.


Api yang semula berasal dari pembakaran rumput tersebut kemudian membesar. Kepulan asap tebal terlihat membubung dan kobaran api merambat ke area lahan perkebunan yang berada di sekitar kawasan Bandara Frans Seda.

Kondisi tersebut sempat mengancam kawasan vital bandara. Petugas Bandara Frans Seda bersama personel Kodim 1603/Sikka langsung bergerak melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air.


Gerak cepat petugas berhasil mengendalikan kobaran sehingga api tidak sempat merambat ke fasilitas vital Bandara Frans Seda.
Sekitar 15 menit setelah kebakaran terjadi, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka tiba di lokasi. Petugas kemudian melakukan pemadaman dan berhasil menjinakkan seluruh kobaran api dalam waktu sekitar 20 menit.

Setelah api benar-benar padam, petugas bandara bersama personel Kodim 1603/Sikka dan masyarakat sekitar melakukan pembersihan di area lahan yang terdampak.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Aktivitas Bandara Frans Seda juga kembali berjalan normal. Situasi pascakebakaran dilaporkan aman, tertib, dan terkendali.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak sembarangan membakar rumput maupun lahan, terutama di kawasan yang berdekatan dengan objek vital. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan mengancam area di sekitarnya.

Dalam kejadian kali ini, respons cepat petugas menjadi kunci sehingga kobaran api dapat dikendalikan sebelum mencapai fasilitas vital bandara.( Karel)


Spread the love