MEMBLUDAK! RSUD Asy-Syifa KSB Jadi Rujukan Utama, Parkiran Full dan Antrean Pasien Meluber Hingga Luar Ruang Tunggu
MEMBLUDAK! RSUD Asy-Syifa KSB Jadi Rujukan Utama, Parkiran Full dan Antrean Pasien Meluber Hingga Luar Ruang Tunggu

TALIWANG, KSB, bidikancameranews.com – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Hal itu terlihat dari membludaknya jumlah pengunjung yang datang berobat pada Kamis, (15/10).
Pantauan di lapangan, antrean pasien sampai meluber di luar ruang tunggu. Bahkan area parkir roda dua (R2) terpantau full dan sudah tidak menyisakan tempat untuk kendaraan roda empat (R4). Kondisi ini menjadi pemandangan yang jarang terjadi sebelumnya.
Menariknya, kebanyakan pasien yang datang berobat di RSUD Asy-Syifa bukan hanya warga Sumbawa Barat, melainkan juga berasal dari luar daerah. Hal ini mengindikasikan bahwa RSUD kebanggaan masyarakat KSB tersebut kini telah menjadi rumah sakit rujukan utama.
Direktur Utama RSUD Asy-Syifa, Andy Suhairi, menyambut baik tingginya animo masyarakat tersebut. Menurutnya, lonjakan pengunjung merupakan bukti nyata bahwa masyarakat semakin percaya dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihaknya.
Ia menegaskan, di tengah membludaknya pasien, RSUD Asy-Syifa tetap berkomitmen untuk sangat mengutamakan keselamatan pasien daripada urusan administrasi. Prinsip tersebut menjadi harga mati dalam setiap pelayanan.
“RSUD Asy-Syifa secara regulasi selalu mengutamakan keselamatan pasien, terutama pasien gawat darurat, di atas urusan administrasi. Hal ini bukan sekadar prinsip moral, melainkan aturan hukum tentang keselamatan nyawa,” kata Andy Suhairi kepada media.
Ia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dilarang menolak pasien yang berada dalam kondisi darurat atau meminta uang muka terlebih dahulu sebelum memberikan pertolongan pertama. Aturan itu yang selalu dipegang teguh oleh RSUD Asy-Syifa.
Menurut Andy, ada tiga prinsip utama yang didahulukan dalam pelayanan pasien di RSUD Asy-Syifa. Pertama, Penanganan Kegawatdaruratan Nyawa, kondisi yang mengancam nyawa seperti kecelakaan berat, serangan jantung, atau henti napas harus segera ditangani di IGD tanpa menunggu kelengkapan berkas atau jaminan biaya.
Kedua, Administrasi Menyusul, dimana proses pendaftaran, verifikasi BPJS, atau pengurusan administrasi lainnya dapat dilakukan oleh pihak keluarga setelah pasien mendapatkan tindakan medis awal yang stabil. Ketiga adalah Etika Medis, dimana sumpah petugas kesehatan mewajibkan mereka untuk mendahulukan kemanusiaan dan keselamatan nyawa di atas aspek materiil atau birokrasi.
“Yang terpenting dalam memberikan pelayanan bagi pasien di RSUD Asy-Syifa adalah mengutamakan keselamatan jiwa daripada administrasi,” pungkasnya
