
Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi pada kegiatan Sholawat Akbar menyambut Ramadhan yang dirangkaikan dengan pengukuhan Lembaga Seni Sholawat Cahaya Rahmati (Lis Caya) bertempat di Taman Wisata Saliper Ate, Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut diikuti ratusan jamaah dari berbagai majelis taklim di Kabupaten Sumbawa. Meski hujan mengguyur sejak siang hari, antusiasme peserta tetap tinggi. Panitia menyebutkan jumlah kehadiran mencapai sekitar 50 persen dari target, yang diperkirakan bisa menembus 3.000 jamaah jika cuaca cerah.
Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan bahwa kegiatan bersholawat bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga bagian dari ikhtiar membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak.
“Sesuai dengan semangat Sumbawa Bercahaya, melalui sholawat kita berharap Sumbawa benar-benar menjadi daerah yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan Lembaga Seni Sholawat Cahaya Rahmati memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pelestarian seni budaya Islam, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini diketahui menaungi berbagai unit kegiatan, seperti grup hadrah, kasidah, sholawat Rabbana, grup tari, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni.
Wabup Ansori juga mengapresiasi sinergi antara majelis taklim, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di Kabupaten Sumbawa.
“Ini langkah yang sangat positif. Majelis taklim, khususnya yang anggotanya para ibu, memiliki peran besar dalam menjaga keluarga dari ancaman narkoba, terutama bagi anak-anak usia sekolah dan remaja,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang terorganisir dengan baik dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wabup secara resmi mengukuhkan pengurus Lembaga Seni Sholawat Cahaya Rahmati dan berpesan agar lembaga ini terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang menyentuh aspek keagamaan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
“Judulnya lembaga seni dan sholawat, tetapi di dalamnya ada pemberdayaan masyarakat, ekonomi kreatif, dan pengembangan potensi anggota. Ini harus dijaga dan dikembangkan,” katanya.
Menutup sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan permohonan maaf apabila pemerintah daerah belum dapat memberikan dukungan maksimal, seraya berharap ke depan kolaborasi antara pemerintah dan majelis taklim dapat semakin diperkuat demi kemajuan Sumbawa. (*)













