Dosen Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian UTS Hadirkan Kuliah Fisiologi Tumbuhan di Lahan Praktik
Mahasiswa Belajar Langsung di Pusat Pembenihan PT.
Advantage Seeds Indonesia
Sumbawa, bidikancameranews.com (11 April) – Dosen Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Azis Satria Putra, S.P., M.P., melakukan terobosan dalam metode pembelajaran mata kuliah Fisiologi Tumbuhan.
Sebanyak 20 mahasiswa diajak keluar dari ruang kelas untuk mengikuti perkuliahan langsung di pusat pembenihan ganti dengan salah satu pusat research milik PT. Advantage Seeds Indonesia yang berlokasi di Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai fase hidup tanaman secara riil. Di lapangan, mahasiswa mempelajari fisiologi tanaman jagung mulai dari fase vegetatif hingga generatif secara berkelompok.
Untuk menyederhanakan pemahaman tentang proses biokimia yang kompleks, mahasiswa mempraktikkan eksperimen fotosintesis menggunakan lumut Hydrilla verticillata dan NaHCO3 (soda kue) di dalam wadah transparan.
Melalui pengamatan berkala di bawah sinar matahari, mahasiswa dapat melihat langsung bukti terjadinya reaksi terang dan gelap potosintesis melalui munculnya gelembung udara.
Azis Satria Putra menekankan bahwa kolaborasi antara akademisi dan industri sangat krusial untuk mencetak lulusan yang kompeten.
“Sesuai arahan Dekan, kita harus menciptakan keluaran yang berkualitas, inovatif, dan siap bersaing. Perkuliahan seperti ini akan sering dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kepekaan mahasiswa terhadap Industri pertanian secara langsung. Jadi mereka tidak hanya diajarkan teori, tapi bagaimana teori itu bisa dipahami dan berdampak langsung terhadap industri pertanian,” tegas Azis di sela-sela kegiatan praktik.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Technology Development PT Advanta, Ahmad Ilham Dani. Ia menyambut baik inisiatif UTS dalam mendekatkan mahasiswa dengan realita industri pertanian. Menurutnya, lokasi praktikum tersebut merupakan area kemitraan PT. Advantage Seeds dengan petani lokal yang difungsikan sebagai wadah penelitian dan pengembangan benih.
“Kami senang mendapatkan kunjungan dari mahasiswa UTS yang ingin belajar langsung bagaimana proses budidaya tanaman jagung. Interaksi langsung dengan ekosistem pertanian seperti ini membuat mereka lebih siap untuk terjun ke dunia kerja nantinya,” ujar Ahmad Ilham Dani.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan mahasiswa UTS mampu menjadi jembatan inovasi bagi para petani di masa depan. Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian UTS berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang inovatif dan berbasis riset guna mendukung kedaulahan pangan dan memajukan sektor pertanian, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat. (*)

