Diduga Depresi, Seorang Ibu Rumah Tangga di Karang Dima Nekat Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

Spread the love

Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – Personel Polsek Labuhan Badas bersama Tim Identifikasi Polres Sumbawa melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan jenazah seorang perempuan dalam posisi tergantung di sebuah rumah panggung, Dusun Bangkong, Desa Karang Dima, Kecamatan Labujan Badas, pada Senin (09/02/2026) siang.

Korban diketahui berinisial SS (59), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat. Korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya, T (32), dan seorang tetangga berinisial AR (44) sekitar pukul 12.50 WITA.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Labuhan Badas Iptu Eko Riyono, S.H., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat saksi T mendatangi rumah korban namun mendapati pintu terkunci dan jendela tertutup rapat. Merasa curiga karena panggilannya tidak dijawab, saksi T meminta bantuan saksi AR untuk mengecek bagian dalam rumah.

“Saksi AR masuk melalui bagian belakang rumah dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung dengan seutas tali di ruang tamu. Mengetahui hal tersebut, saksi langsung membuka pintu depan dan memberitahukan kepada pihak keluarga serta warga sekitar,” jelas Kapolsek.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Labuhan Badas bersama Tim Identifikasi Polres Sumbawa segera mengamankan lokasi kejadian. Tim medis dari Puskesmas Unit I Labuhan Badas juga dikerahkan ke lokasi untuk melakukan visum luar terhadap jenazah korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, tim dokter menyatakan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kematian SS murni disebabkan oleh jeratan tali pada leher.
Di TKP, petugas menemukan sebuah meja kayu yang diduga digunakan korban sebagai tumpuan sebelum melakukan aksinya dengan mengikat tali pada tiang tengah rumah.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran mengalami depresi akibat penyakit asam lambung kronis yang dideritanya sejak lama dan tidak kunjung sembuh.

“Pihak keluarga telah menyatakan keikhlasannya atas meninggalnya korban dan menganggap kejadian ini sebagai musibah. Keluarga juga secara resmi menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah,” tandas Kapolsek. (*)


Spread the love

Next Post

Rayakan HUT ke-18 Gerindra di Desa Kakiang, Mohamad Ansori Tegaskan Komitmen Hadir dan Berdampak bagi Masyarakat

Sel Feb 10 , 2026
Spread the love       Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – Desa Kakiang menjadi lokasi titik ketiga rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 […]