Cabor Kickboxing Dialihkan Ke Mataram, Ketua Pangda KSB Dicopot , Santri Minta Tanggung Jawab KONI NTB, ” Saya Tidak Rakus Jabatan ” 

Spread the love

Cabor Kickboxing Dialihkan Ke Mataram, Ketua Pangda KSB Dicopot , Santri Minta Tanggung Jawab KONI NTB, ” Saya Tidak Rakus Jabatan “

Taliwang, bidikancameranews.com – Bom waktu pecah di dunia olahraga NTB. Kabupaten Sumbawa Barat gagal jadi tuan rumah Cabor Kickboxing Porprov NTB ke-12 meski persiapan sudah berjalan berbulan-bulan dan anggaran sudah digelontorkan.

Keputusan sepihak itu juga dibarengi pemecatan Ketua Kickboxing KSB, Santri Yusmulyadi, ST., yang dinilai penuh kejanggalan.

Kaget! Venue Dipindah & Ketua Dipecat Mendadak

Santri Yusmulyadi mengaku terkejut dengan keputusan Ketua Persatuan Boxing Indonesia ( KBI ) Provinsi Nusa Tenggara Barat  yang telah memindahkan venue Kickboxing dari Taliwang ke Mataram secara mendadak

“Saya sendiri kaget dengan adanya keputusan pemindahan venue pelaksanaan Porprov untuk Cabor Kick Boxing, termasuk dirinya dipecat sebagai ketua Kick Boxing KSB disaat sedang mempersiapkan,” akunya.

Tuntut Pertanggungjawaban! Anggaran & Waktu Terbuang Sia-sia.

Sebagai anggota DPRD KSB, Santri menuntut KONI NTB bertanggung jawab penuh.
“Persiapan kami sudah sejak beberapa bulan lalu, kenapa dengan tiba-tiba dipindahkan dengan alasan yang tidak benar,” tegasnya.

Ia menyoroti besarnya anggaran yang sudah keluar untuk arena dan fasilitas pendukung.

“Cukup besar anggaran yang telah digelontorkan untuk persiapan Porprov, namun kenapa dengan arogan pengurus Kick Boxing NTB mengusulkan pemindahan venue ke Mataram,” sesalnya.

Santri membongkar dugaan motif di balik pemecatan dan pemindahan venue.

“Saya melihat lebih pada persoalan anggaran, karena kebijakan KONI KSB bahwa dana yang disiapkan untuk persiapan arena Porprov dengan penanggung jawab pengurus Kick Boxing KSB, bukan diserahkan ke Kick Boxing NTB,” lanjutnya.

Ia juga membantah keras alasan “keamanan” yang dilontarkan.
“Ingat ya, KSB tercatat sebagai daerah Zero horizontal konflik atau kabupaten yang dinyatakan paling aman di NTB,” urainya.

Meski dipecat, semangat Santri tidak padam. “Saya tidak gila menjadi ketua Cabor, tetapi semangat mengejar target perolehan medali tidak boleh surut meskipun dipindahkan lokasi pelaksanaan Porprov,” janjinya.

Hingga kini KONI NTB belum memberikan klarifikasi terbuka atas polemik yang menyeret nama baik KSB sebagai daerah tuan rumah.

*PORPROV NTB 2026: SPORTIVITAS ATAU POLITIK ANGGARAN?*

 


Spread the love

Next Post

Alasan Keamanan..!!,  Porprov Kickboxing Gagal Terlaksana di Alun-Alun Kota Taliwang

Rab Jul 8 , 2026
Spread the love      Alasan Keamanan..!!,  Porprov Kickboxing Gagal Terlaksana di Alun-Alun Kota Taliwang Sumbawa Barat , bidikancameranews.com- Gelaran Pekan Olahraga Provinsi […]