Palue Dilanda Krisis Air, Vox Point Indonesia Salurkan 300 Dus Air Minum dan Bantuan Kemanusiaan
Palue Dilanda Krisis Air, Vox Point Indonesia Salurkan 300 Dus Air Minum dan Bantuan Kemanusiaan

MAUMERE, Bidikan Kamera — Krisis air bersih yang dialami masyarakat Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Populi Institute Indonesia. Organisasi tersebut menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 300 dus air minum kemasan, tandon air, ikan kering, susu, terpal, kue, dan sayur-mayur kepada masyarakat terdampak.
Bantuan disalurkan melalui kegiatan “Berbagi Kasih Bagi Masyarakat Pulau Palue” pada Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Vox Point Indonesia terhadap masyarakat di wilayah terluar Keuskupan Maumere yang menghadapi kesulitan air bersih, terutama setelah gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026.
Ketua Umum DPN Vox Point Indonesia, Yohanes Handoyo Budhisedjati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian kemanusiaan sekaligus panggilan iman untuk hadir bersama masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Bantuan ini merupakan panggilan iman dan perwujudan nilai cinta kasih Gereja yang harus hadir dalam situasi krisis kemanusiaan,” kata Yohanes.
Selain 300 dus air minum kemasan dan tandon air, bantuan yang dikirim juga terdiri atas 100 kilogram ikan kering, terpal, susu, kue, dan tiga karung sayur-mayur.
Pulau Palue yang berada di kawasan Gunung Rokatenda memiliki kondisi geografis yang menyebabkan akses transportasi dan distribusi kebutuhan masyarakat menjadi terbatas. Kondisi tersebut turut menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga.
Bantuan Dikirim Melalui Jalur Laut
Ketua Satgas Penyaluran Tali Kasih Vox Point Indonesia, Petrus Plain, S.S., M.Pd., mengatakan seluruh bantuan telah dikemas di Sekretariat DPW Vox Point Sikka sejak Jumat (2/10/2026).
Menurut Petrus, rombongan awalnya dijadwalkan berangkat menuju Palue pada Sabtu (3/10/2026). Namun, keberangkatan mengalami perubahan karena adanya kendala operasional yang disampaikan pihak ASDP Kupang.
Kapal Feri Ine Rie II akhirnya berangkat dari Pelabuhan Kewapante menuju Pelabuhan Palue pada Senin dini hari (5/10/2026).
Setibanya di Palue, rombongan langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat, termasuk umat di Paroki Uwa dan Paroki Lei serta siswa-siswi SD dan SMP.
Setibanya di Paroki Lei, rombongan diterima langsung oleh pastor paroki bersama umat. Bantuan kemudian diserahkan secara simbolis dan selanjutnya didistribusikan kepada warga.
Datang Sebagai Saudara
Ketua Mandataris Tunggal DPW Vox Point Sikka, Higinus Wilbrot, S.H., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut terlaksana melalui koordinasi antara DPN Vox Point Indonesia dan DPW Vox Point Sikka.
Koordinasi tersebut melibatkan Ketua Umum DPN Vox Point Indonesia Yohanes Handoyo Budhisedjati, Sekretaris Jenderal DPN Grace Siahaan Njo, jajaran Pengurus Pusat Vox Point Indonesia, serta DPW Vox Point Sikka.
Higinus mengatakan kehadiran Vox Point Indonesia di Palue tidak hanya dimaknai sebagai penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Ini adalah panggilan iman, cinta dan kasih. Vox Point Indonesia datang tidak sebagai pemberi, melainkan datang sebagai saudara yang peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Warga Apresiasi Bantuan
Perwakilan masyarakat, Tison Pele, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Vox Point Indonesia kepada warga Palue.
Ia mengatakan bantuan tersebut menunjukkan adanya perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
“Kami menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Vox Point. Semoga Vox Point terus berkarya untuk Gereja dan bangsa,” kata Tison.
Apresiasi juga disampaikan Pastor Paroki Lei bersama umat. Mereka berharap situasi krisis air yang dialami masyarakat Palue dapat segera teratasi serta dukungan terhadap masyarakat terus berlanjut.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir mantan Ketua DPW Vox Point Sikka Raf Martin, S.T., bersama sembilan relawan yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan.
DPW Vox Point Sikka menyatakan akan terus berupaya menjadi penghubung antara Vox Point Indonesia di tingkat pusat dan masyarakat di wilayah terluar Keuskupan Maumere, khususnya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. ( Karel)
