UKW Muda SMSI NTB Bersama Solopos Institute Resmi Ditutup, 20 dari 22 Peserta Dinyatakan Kompeten

IMG-20260926-WA0114
Spread the love

UKW Muda SMSI NTB Bersama Solopos Institute Resmi Ditutup, 20 dari 22 Peserta Dinyatakan Kompeten

MATARAM, bidikancameranews.com – Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda yang diselenggarakan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Nusa Tenggara Barat bersama Solopos Institute resmi ditutup. Penutupan berlangsung di Gedung Bank NTB Syariah Lantai VI, Sabtu (27/09/2026) setelah dua hari pelaksanaan sejak 26 September.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Direktur Solopos Institute, H. Syifaul Arifin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian uji dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi profesionalitas.

H. Syifaul mengungkapkan, dari total 22 peserta UKW Muda di NTB, sebanyak 20 orang dinyatakan kompeten, sementara 2 orang lainnya dinyatakan belum kompeten dan masih harus belajar lagi. Ia menegaskan bahwa peserta yang belum kompeten masih memiliki kesempatan untuk mengikuti UKW kembali dalam 6 bulan ke depan.

“Kami dari para penguji berharap teman-teman meraih prestasi dan nilai yang lebih dari ruang uji ini dalam kehidupan yang nyata dalam menjalankan profesinya,” tuturnya saat penutupan.

Ia juga menekankan bahwa UKW jenjang muda ini digelar bukan untuk mencari kekurangan atau kelemahan wartawan, tetapi untuk melihat dan mengukur potensi serta kompetensi yang dimiliki setiap wartawan sesuai standar Dewan Pers.

Sementara itu, Ketua SMSI NTB, H. Abdus Syukur, mengatakan bahwa menjadi seorang wartawan harus memiliki tiga kompetensi dasar yang menegaskan bahwa profesi jurnalis membutuhkan pendidikan dan tanggung jawab yang besar.

“Jadi seorang wartawan harus punya tiga dasar kompetensi yakni kompetensi keterampilan, kesadaran, dan pengetahuan,” jelas Abdus Syukur.

Kepada peserta yang belum kompeten, Abdus Syukur meminta agar jangan mudah menyerah karena masih ada kesempatan pada UKW 6 bulan mendatang. Sementara kepada peserta yang sudah dinyatakan kompeten, ia mengingatkan agar tidak berbesar hati, karena predikat kompeten justru menjadi tanggung jawab besar ke depannya dalam menjaga marwah profesi.

Dengan ditutupnya UKW ini, SMSI NTB berharap akan lahir wartawan-wartawan profesional di NTB yang mampu mewujudkan jurnalisme yang beretika, kredibel, dan berdaya untuk pembangunan desa.


Spread the love