Sepanjang 2025, BNNK Sumbawa Telah Melaksanakan Tes Urine, Hasilnya 46 Pelajar dan 4 ASN Terpapar Narkotika

Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – Upaya mewujudkan Sumbawa Bersih dari Narkotika masih jauh dari harapan karena masih banyak Desa – Desa di Kabupaten Sumbawa masuk dalam zona Siaga dan Waspada (Merah) dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika. Meski demikian, BNNK Sumbawa terus berikhtiar melakukan sejumlah terobosan dalam mencegah terjadi peredaran gelap narkotika baik di lingkungan pendidikan, pemerintah, maupun kelompok masyarakat.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa, AKBP Denny Priadi, S.Sos dalam jumpa pers dengan wartawan di Aula BNNK Sumbawa pada senin (22/12/2025) menyampaikan sejumlah program di sejumlah bidang yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.
Salah satunya, bidang pemberdayaan masyarakat yang intens melakukan tes urin di lingkungan pemerintah, pendidikan, swasta, dan masyarakat. BNN Kab. Sumbawa telah melaksanakan 33 kali dengan jumlah peserta 1.170 orang.
AKBP Denny menjelaskan, di bidang pendidikan telah dilakukan tes urin terhadap pelajar sekitar 609 siswa dan instansi pemerintah sebanyak 220 orang.
Tahun 2025 ini, ada sekitar 131 orang di rehabilitasi dari target 34 orang. Saat ini, rehabilitasi narkoba masih didominasi oleh kalangan pelajar sebanyak 46 orang. ungkap AKBP Denny.
“Mereka juga datang dengan sendiri dan sukarela ke BNNK Sumbawa,” ungkap AKBP Denny.
BNNK Sumbawa juga telah melaksanakan tes urine di 20 sekolah baik kalangan SMP maupun kalangan SMA/SMK. dari pelajar yang dilakukan tes urine sebanyak 609 orang, ada 46 pelajar dengan hasil urine positif terpapar narkoba.
“Kami melakukan kordinasi dengan pihak sekolah, guna melakukan tindakan untuk rehabilitasi bagi pelajar yang terpapar. Rehabilitasi narkotika ini diberikan layanan secara gratis ke para terduga penyalahgunaan narkoba. Kami juga tetap melakukan asetensi di lingkungan pendidikan dan kerjasama dengan pihak sekolah,” ujarnya.
Adapun sekolah-sekolah yang dilakukan tes Urine yakni SMKN 1 Lopok, SMKN 2 Sumbawa, SMAN 1 Empang, SMKN 1 Plampang, SMAN 1 Plampang, SMAN 1 Sumbawa, SMAN 1 Utan, SMKN 1 Buer, SMKN 1 Alas Barat, SMAN 1 Alas, MAN 2 Sumbawa, SMK Islam Farmasi, SMPN 2 Labuan Badas, SMPN 1 Alas, SMPN 1 Buer, SMPN 1 Plampang, SMPN 1 Moyo Hilir, SMPN 2 Moyo Hilir dan MTS Gunung Galesa.
“para pelajar menggunakan narkoba dengan alasan coba-coba, kebanyakan para pelajar tersebut menggunakan sabu yang mereka membeli secara patungan bersama teman-temannya. Mereka membeli barang haram tersebut secara langsung ke Serading,” ungkap Kepala BNNK Sumbawa.
Selain itu, BNNK Sumbawa juga melaksanakan tes urine di lingkungan OPD lingkup Pemda Sumbawa sebanyak 220 orang, hasil dari tes urine tersebut terduga terpapar sebanyak 4 orang ASN.
“Kami akan menindaklanjuti hasil temuan ini dan melakukan kordinasi dengan dinas terkait agar ditidak lanjutinm untuk melakukan rehabilitasi ke BNNK Sumbawa,” imbuhnya. (*)
