
Sumbawa, bidikankameranews.com (11 april 2026) – Universitas Teknologi Sumbawa secara resmi telah mengukuhkan 400 Elang Muda dalam gelaran Wisuda semester ganjil 2025/2026 pada 11 April bertempat di Ruang Publik Kreatif UTS.
Sebanyak 400 lulusan yang terdiri dari 348 wisudawan Program sarjana dan 52 wisudawan program pascasarajana.
Hadir dalam acara tersebut, dari LLDIKTI Wilayah VIII Luh Gede Teni Waisnawini, S.E., M.M, Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI H. Johan Rosihan, S.T, serta segenap mitra universitas.
Rektor UTS Niken Saptarini, S.E., M.Sc dalam sambutannya sampaikan selamat kepada para Elang Muda atas pencapaian perjuangan panjang para lulusan.
“Elang Muda UTS, perjuangan kalian telah membuahkan hasil hari ini. Kami titipkan ilmu ini di pundak kalian, semoga ia menjadi penerang jalan dalam melangkah lebih jauh dan terbang lebih tinggi menuju kesuksesan yang hakiki. Semoga bekal ilmu yang Anda dapatkan di Universitas Teknologi Sumbawa menjadi pondasi kokoh untuk membangun masa depan dan meraih mimpi-mimpi besar Anda. Kepada para orang tua, terima kasih telah menjadi pilar kekuatan dan sumber inspirasi tak terhingga bagi putra-putri Anda. Setiap doa dan pengorbanan yang Bapak/Ibu curahkan adalah bahan bakar utama bagi keberhasilan mereka hari ini. Kami menyadari bahwa dalam proses mendidik, masih terdapat banyak kekurangan, untuk itu, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya. Semoga keberhasilan hari ini menjadi awal dari pengabdian mereka yang lebih luas bagi keluarga dan bangsa.” Ungkap Rektor.
H. Johan Rosihan, S.T dalam Pidato Ilmiah yang disampaikan di hadapan ratusan wisudawan-wisudawati berikan pesan, agar para lulusan senantiasa tidak hanya menjadi cerdas tapi juga miliki kebermanfaatan.
“Mengutip pasal 33 ayat 3, satu pesan mengapa kita menyelenggarakan pendidikan di Republik Indonesia yang kita cintai ini, pesan konstitusi bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yaitu untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejak awal pesannya adalah belajar di universitas atau semua level pendidikan, bukan hanya untuk menjadi pintar secara akademik, tapi juga membangun karakter.” jelas H. Johan.
Ia menambahkan, “pesan ini sudah tumbuh berkembang ditengah masyarakat kita, ditengah-tengah masyarakat Sumbawa, yaitu ingin mewujudkan satu generasi emas Sumbawa, yang dikenal dengan istilah ‘Balong Bekalako’. Balong itu ukurannya capaian, baik capaian akademik atau lainnya. Bekalako ini, jika menarik dari apa yang disampaikan oleh Rektor, kampus berdampak atau kebermanfaatan. Pesan konstitusi dengan identitas kebudayaan kita bertemu pada satu titik, bahwa kita tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi bagaimana kita mempertanggungjawabkan kepintaran tersebut sehingga berdampak atau bekalako ditengah masyarakat. Kampus UTS ini adalah karya visioner.” ungkap H. Johan.
Mewakili LLDIKTI Wilayah VIII, Luh Gede Teni Waisnawini, S.E., M.M, berikan pesan agar para lulusan UTS dapat menjadi lulusan yang tidak hanya cerdas, tapi juga punya integritas, daya saing, kreatif, dan adaptif.
“Kami berharap para lulusan Elang Muda dapat menjadi generasi yang membawa perubahan positif, menciptakan inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat baik daerah maupun nasional.” tandasnya. (*)













