Wisuda UNIMOF 2026, Wabup Sikka Dorong 142 Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

file_00000000b060820793defebedf369ea8
Spread the love

Wisuda UNIMOF 2026, Wabup Sikka Dorong 142 Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

MAUMERE, BIDIKAN KAMERA – Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi mendorong 142 lulusan Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Hal itu disampaikan Simon saat menghadiri Wisuda Universitas Muhammadiyah Maumere di Maumere, Kabupaten Sikka, Senin (28/9/2026).

Simon mengatakan, wisuda bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

“Gelar sarjana yang hari ini disandang bukan hanya simbol prestasi, tetapi pijakan awal untuk terus berkembang, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” kata Simon.

Menurut Simon, para lulusan memiliki bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan untuk menjadi sarjana yang mandiri.

Karena itu, ia meminta para lulusan tidak hanya berorientasi menjadi pegawai, tetapi berani mengembangkan usaha dan membuka lapangan kerja.

“Saya mendorong para 142 wisudawan untuk menjadi sarjana yang mandiri. Kalian sudah dibekali ilmu pengetahuan selama menempuh pendidikan di UNIMOF. Jangan hanya berorientasi menjadi pegawai, tetapi beranilah membuka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Lapangan Kerja Formal Terbatas

Simon mengatakan keterbatasan lapangan kerja formal menjadi salah satu tantangan yang dihadapi para lulusan perguruan tinggi di Kabupaten Sikka.

Menurut dia, sejumlah perguruan tinggi di Sikka setiap tahun menghasilkan lulusan baru, sementara ketersediaan pekerjaan formal belum sepenuhnya sebanding dengan jumlah lulusan.

“Sikka memiliki beberapa perguruan tinggi yang setiap tahun melahirkan banyak lulusan, sementara ketersediaan pekerjaan formal masih terbatas. Karena itu, saya mengajak para lulusan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan wirausaha,” katanya.

Ia berharap para lulusan dapat mengembangkan usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Pemkab Sikka Dorong Kemitraan

Simon juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen membangun kemitraan dengan lembaga pendidikan dan dunia industri untuk meningkatkan keterampilan dan pelatihan kerja bagi generasi muda.

Menurutnya, upaya mempersiapkan lulusan agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Simon juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan wali wisudawan yang telah mendukung pendidikan putra-putri mereka hingga menyelesaikan pendidikan tinggi.

Ia berharap para lulusan dapat memberikan kontribusi bagi keluarga dan masyarakat setelah menyandang gelar sarjana.

“Jadilah agen pembangunan yang membawa perubahan positif,” pungkasnya.

Wisuda UNIMOF tersebut turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Sikka, Kepala Dinas Kesehatan, Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere beserta jajaran senat, Kepala LLDikti Wilayah XV, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua atau wali wisudawan. (karel)


Spread the love