Menuju Sentra Daging Unggul, Program KSB Maju Luar Biasa Agribisnis Sapi Bali Dimulai, BUPATI AMAR : BRANG ENE JADI EPISENTRUM PETERNAKAN SAPI KSB, 1000 HA HKM DIGERAKKAN
Menuju Sentra Daging Unggul, Program KSB Maju Luar Biasa Agribisnis Sapi Bali Dimulai, BUPATI AMAR : BRANG ENE JADI EPISENTRUM PETERNAKAN SAPI KSB, 1000 HA HKM DIGERAKKAN

SUMBAWA BARAT, bidikancameranews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat resmi memulai langkah strategis program *KSB Maju Luar Biasa Agribisnis Peternakan Sapi* di Kantor Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, Selasa 2/05/2026. Bupati H. Amar Nurmansyah memimpin langsung agenda kerja bersama Kadis Pertanian Jamilatun, Asisten II Syahril, dan Kadis DPM Pemdes Abdul Hamid.
Bupati Amar menegaskan program ini adalah penggerak ekonomi berbasis kelompok. Desain dan konsep sudah final. Kunci sukses ada di kesungguhan masyarakat.
“Yang mengerjakan adalah keterlibatan aktif anggota kelompok. Tanpa keseriusan program tidak akan berjalan,” tegas Bupati Amar di hadapan warga.
*Brang Ene Dipilih Karena 1000 Ha HKM Siap Garap*
Alasan Brang Ene jadi titik awal karena punya 4 kelompok HKM dengan total lahan ±1000 hektare. Lahan + SDM sudah siap jadi tenaga kerja langsung.
“Siapa yang bekerja dialah yang dapat manfaat. Semua diatur kelompok, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Bupati.
*100 Ekor/Kelompok, Sapi Bali Tahap Awal*
Pemkab KSB turunkan dukungan penuh: kandang kolektif, pakan, dan bibit ternak. Tahap pertama fokus sapi Bali pola intensif penggemukan. Tahun depan baru masuk sapi eksotik.
Di Brang Ene dibentuk 2 plasma: *Plasma Batu Dulang* dan *Plasma Ontar Telu*. Kapasitas tahap awal 100 ekor per kelompok.
Sambil bangun kandang, HKM wajib tanam rumput gajah sebagai pakan utama. Penanaman dimulai setelah Idulfitri. Juli 2026 sapi pedet mulai didistribusikan ke kelompok.
*Komitmen Tertulis + Generasi Muda Dilibatkan*
Pemkab minta penguatan kelembagaan. Seluruh anggota kelompok wajib tanda tangan pernyataan komitmen. Bupati juga dorong anak muda ikut terlibat biar program berkelanjutan.
“Pemerintah sudah siapkan dukungan. Tinggal kita kerja intensif sesuai prosedur,” tutup Bupati Amar.
Target akhir: ekonomi agribisnis tumbuh, kelembagaan kelompok kuat, kesejahteraan peternak KSB naik.
