WNA Asal Nederland Korban Laka Tunggal di Jelenga Jereweh Meninggal di UGD PKM Jereweh, Jenazah Dievakuasi ke Bali

IMG-20261003-WA0066
Spread the love

WNA Asal Nederland Korban Laka Tunggal di Jelenga Jereweh Meninggal di UGD PKM Jereweh, Jenazah Dievakuasi ke Bali

 

JEREWEH, KSB,bidikancameranews.com – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Nederland menjadi korban kecelakaan tunggal di wilayah Jelenga, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Jumat sore, 2 Oktober 2026. Video dan foto detik-detik evakuasi korban beredar luas, memperlihatkan korban tergeletak di pinggir jalan aspal dengan luka di bagian kepala, tak jauh dari sepeda motor matik bernopol DK 5994 KAT yang tergeletak di badan jalan.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di tepi jalan. Proses pelaporan sempat terkendala karena jaringan seluler di lokasi mengalami gangguan, sehingga warga kesulitan menghubungi ambulans Tim Reaksi Cepat (TRC). Warga yang melintas bersama pengendara mobil pikap yang berada tak jauh dari lokasi akhirnya memberikan pertolongan awal dan berupaya menghubungi petugas kesehatan terdekat.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Puskesmas Kecamatan Jereweh yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke UGD PKM Jereweh untuk penanganan kegawatdaruratan. Setibanya di Puskesmas, petugas langsung melakukan triase kegawatdaruratan, pemasangan oksigen, dan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebanyak 5 siklus, serta rekam jantung (EKG) untuk memastikan kondisi vital korban.

Namun upaya maksimal tim medis tidak membuahkan hasil. Korban dinyatakan meninggal dunia di UGD meski telah mendapat tindakan intensif. “Kami sudah melakukan RJP 5 siklus dan EKG, kemudian pasien memang sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar sumber dari PKM Jereweh.

Pihak PKM Jereweh kemudian menghubungi keluarga korban melalui salah satu guide wisata di Jelenga. Kepala Puskesmas Jereweh juga telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan KSB terkait penanganan jenazah. “Kami sudah menghubungi keluarganya melalui salah satu guide dari Jelenga. Jenazah sudah tidak ada di PKM, Kapus kami berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan, kemudian jenazah dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Asy-Syifa dan rencana diberangkatkan menuju ke Bali,” kata sumber tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian berkendara di jalur Jelenga yang terkenal rawan dan minim sinyal seluler. Masyarakat mengapresiasi kesigapan TRC PKM Jereweh yang tetap merespons cepat di tengah keterbatasan komunikasi. Sementara itu, pihak kepolisian diharapkan segera melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti laka tunggal tersebut.


Spread the love